Ingat! Hal-hal di Sekitar Anda yang Mengandung Racun

«

»

Sep 12 2014

Print this Post

Ingat! Hal-hal di Sekitar Anda yang Mengandung Racun

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

DANGER_SIGN_DANGER_POISON__03985.1405393716.1280.1280

 

Racun tidak hanya berasal dari bisa hewan atau toksik berupa zat-zat kimia yang efeknya memang dapat mematikan. Di sekitar Anda pun banyak hal-hal yang sifatnya membahayakan kesehatan bahkan mematikan, yang secara awam juga dikenal dengan racun. Apa saja?

Secara medis, definisi racun memang berasal dari bisa hewan atau produk bakteri yang sifatnya berbahaya. Namun dalam kehidupan sehari-hari, kata ‘keracunan’ sering dilabelkan untuk sesuatu zat yang membahayakan tubuh, termasuk yang ada di sekitar kita.

Berikut beberapa hal di sekitar Anda yang bisa menyebabkan ‘keracunan’:

1. Sisa pembakaran atau asap kendaraan

“Yang berbahaya dan langsung mematikan itu adalah CO (karbon monoksida). Banyak kan kasus orang meninggal di kamar mandi karena keracunan CO dari pemanas air. Karena ruangannya tertutup jadi efeknya langsung bisa mematikan,” jelas Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, Ketua Bidang Advokasi Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI) saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (12/9/2012).

2. Sayur bayam yang dihangatkan atau diendapkan lama

Sayur bayam sebenarnya adalah sayuran sehat yang kaya zat besi, vitamin dan mineral. Namun bila dibiarkan dalam waktu yang lama atau dihangatkan lagi, sayur bayam justru bisa menjadi ‘racun’ yang membahayakan. Masalahnya adalah pada zat besi. Dr Ari mengatakan sayur bayam sebaiknya dihabiskan sebelum 6 jam, karena bila terlalu lama dibiarkan maka zat besi akan mengendap dan semakin menumpuk. Begitu pula bila dihangatkan.

“Sama saja dengan kelebihan vitamin dan mineral, kan tidak baik juga untuk tubuh. Kalau kelebihan zat besi efeknya bisa jangka panjang,” tandas dokter kelahiran Jakarta, 19 Juni 1966 ini.

3. Limbah pabrik

Limbah pabrik sering dibuang ke sungai, yang jelas bisa mencemari sumber air yang sering digunakan untuk minum dan MCK (mandi, cuci, kakus). Zat berbahaya dari limbah pabrik bisa juga termakan oleh ikan yang nantinya juga dimakan oleh manusia.

“Efeknya bisa merusak ginjal, liver, kulit bahkan menyebabkan kanker. Tapi efeknya baru terasa belasan atau puluhan tahun kemudian,” tutur Dr Ari.

4. Obat yang tidak minum sesuai anjuran dokter

“Obat seperti antibiotik yang tidak diminum sesuai dengan anjuran dokter juga bisa berbahaya,” tegas Dr Ari. ’Keracunan’ antibiotik bisa terjadi karena obat ini dikonsumsi secara berlebihan atau tidak seusai dengan anjuran dokter. Akibatnya bisa resisten bakteri atau bahkan merusak ginjal dan hati (liver).

5. Makanan yang mengandung zat aditif

Hampir semua produk industri masa kini tidak ada yang bebas dari zat aditif (tambahan) dan zat pengawet. Keduanya telah digunakan dalam industri makanan, obat dan kosmetik selama ratusan tahun.

Alasan kenapa zat aditif dan pengawet selalu digunakan dalam banyak produk adalah karena untuk menjaga konsistensi dan kualitas produk, meningkatkan atau mempertahankan nilai gizi, mempertahankan kegunaan, mengontrol pH, meningkatkan rasa atau memberikan warna.

“Bila zat pengawet atau pewarna memang didesain untuk makanan, maka safety sudah pasti dipertimbangkan dan sudah sesuai dengan tubuh. Yang menjadi masalah bila yang digunakan adalah zat aditif bukan untuk makanan, seperti untuk kain malah digunakan untuk makanan,” jelas Dr Ari.

Notice

Note: Artikel dari berbagai sumber, domain sumber terdapat pada tag.
Published by : blog.tohaboy.web.id


Permanent link to this article: http://blog.tohaboy.web.id/2014/ingat-hal-hal-di-sekitar-anda-yang-mengandung-racun.view